Berlubang, Warga Gampong Reuloh Tanam Pohon Pisang di Jalan

ACEH BESAR – Warga Gampong Reuloh Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar menanam pohon pisang di badan jalan lintas utama gampong tersebut, Rabu (28/11). Pohon pisang ini ditanam karena masyarakat khawatir akibat kerusakan itu dapat menimbulkan korban. Pasalnya, sudah sering warga yang melintas mengalami kecelakaan di sana. Bahkan dinilai dapat menggugurkan kandungan. Pada pohon pisang yang ditanam tersebut, warga juga memberikan tulisan bahwa bahwa anak bayi dalam kandungan bisa menjadi korbannya. “Korban anak bayi dalam kandungan,” tulis warga pada pohon pisang itu. Warga Gampong Reuloh, M Jafar Budiman mengatakan, pohon pisang ini ditanam masyarakat karena memang sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan aspal berlubang itu. Bahkan dikabarkan dapat membuat gugurnya kandungan jika seseorang yang sedang hamil sering melintas disana. “Sayang orang di jalan, bayi-bayinya, karena ini jalan induk utama Gampong Reuloh,” kata M Jafar Budiman kepada wartawan dilokasi jalan rusak itu. Seingat M Jafar, jalan utama Gampong Reuloh tersebut memang sudah sangat lama tidak dibangun oleh pemerintah, melainkan hanya sekedar menimbunnya dengan pasir dan aspal seadanya saja. “Ingat saya kira-kira sudah bertahun-tahun tidak dibuat, paling yang ada dikasih aspal goreng dan pasir saja. Habis itu jalannya rusak lagi,” ujarnya. Karena itu, M Jafar meminta kepada Pemerintah Aceh Besar untuk segera turun langsung melihat kondisinya dan memperbaiki jalan utama tersebut sehingga tidak menimbulkan korban lagi kedepannya. “Pemerintah harus memperbaiki, lihat secara langsung, jangan duduk dikantor saja, turun lapangan lah, jalan desa mana rusak harus diperbaiki,” pinta M Jafar. Kata M Jafar, jalan sepanjang 3 kilo meter itu, mulai dari Simpang Bayu sampai ke Simpang Lamsayuen setiap paginya sangat padat dan bahkan sering macet karena banyak orang-orang mengantarkan anaknya pergi ke sekolah yang ada di Gampong Reuloh ini. “Ini jalan banyak orang, pergi antar anak sekolah, kalau pagi-pagi macet, makanya harus diperbaiki. Ini pentingan untuk masyarakat banyak, dan bukan untuk masyarakat Gampong Reuloh saja,” imbuhnya. 

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *